• Peran Masyarakat Manfaatkan Teknologi Komputer (Internet) Perubahan Cara Komunikasi
  • Disket
  • Hasil Analisis/Diskusi/Elaborasi
  • Kesimpulan/Saran/Rekomendasi
  • Peran masyarakat dalam memanfaatkan teknologi komputer khususnya internet untuk ber-komunikasi yang akhirnya berdampak positif dan juga negatif




    Download 101.64 Kb.
    Sana12.12.2020
    Hajmi101.64 Kb.

    PERAN MASYARAKAT DALAM MEMANFAATKAN TEKNOLOGI KOMPUTER KHUSUSNYA INTERNET UNTUK BER-KOMUNIKASI YANG AKHIRNYA BERDAMPAK POSITIF DAN JUGA NEGATIF


    Penulis 1 : Ririn Yuli Astuti, S.Ikom

    ririn.firstyani@gmail.com

    Penulis 2 : Dr. Irwansyah, MA


    Abstrak
    Tujuan dalam penulisan ini merupakan salah satu syarat untuk mengumpulkan paper UTS dalam bentuk jurnal dan mendapatkan nilai UTS dalam mata kuliah Komunikasi Teknologi dan Masyarakat. Tujuan selanjutnya untuk membahas peran Masyarakat dalam memanfaatkan Teknologi komputer khususnya internet untuk ber-Komunikasi yang akhirnya berdampak positif dan juga negatif.
    Dalam penulisan ini, penulis mengambil “Technological Determinism Theory” dan “Media Equation Theory” sebagai landasan teori yang ingin digunakan dalam membahas peran Masyarakat dalam memanfaatkan Teknologi komputer khususnya internet untuk ber-Komunikasi yang akhirnya berdampak positif dan juga negatif.
    Metodologi yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode yang bersifat kualitatif. Alasan menggunakan metode kualitatif, karena ketertarikan penulis untuk menulis dalam bentuk yang lebih bebas (contohnya bentuk narasi atau bentuk storytelling).
    Dari hasil analisis yang menggunakan Model Analisis SWOT, untuk mencari sebuah penjelasan mengenai dampak positif dan negatif yang bisa terjadi dalam penggunaan internet, dapat dilihat bahwa Teknologi Komputer yang sudah berkembang dalam membawa perubahan cara berkomunikasi melalui akses internet telah memberikan pengaruh terhadap kehidupan masyarakat, mulai dari perubahan tren atau gaya hidup, perubahan budaya, perubahan perilaku atau sikap, perubahan pola pikir, yang pada akhirnya membawa dampak positif dan juga negatif.
    Setelah membahas dan menganalisis, maka simpulan yang didapat oleh penulis adalah bahwa Teknologi Komputer khususnya Internet dapat membawa perubahan dalam hal berkomunikasi, yang pada akhirnya membentuk keberadaan manusia itu sendiri, seperti bagaimana cara berpikir, dan berperilaku dalam masyarakat, hal ini merupakan pengaruh yang terjadi karena teknologi tersebut akhirnya mengarahkan manusia untuk bergerak dari satu abad teknologi ke abad teknologi yang lain. Artinya, Teknologi Komputer khususnya Internet telah menyediakan pesan yang kemudian dapat membentuk perilaku atau sikap masyarakat itu sendiri, yang pada akhirnya dapat berdampak negatif dan juga positif.
    Namun dampak positif dan negatif yang timbul karena perkembangan Teknologi Komputer khususnya Internet tidak dapat diukur lebih banyak hal positif-nya atau negatif-nya, karena hal tersebut tergantung dari pandangan masing-masing individu.
    Kata kunci : Komputer, Internet, Positif, Negatif.

    Latar Belakang Masalah
    Komunikasi mengandung makna bersama-sama (common). Istilah komunikasi atau communication berasal dari Bahasa Latin, yaitu communicatio yang berarti pemberitahuan atau pertukaran. Kata sifatnya communis, yang bermakna umum atau bersama-sama. Wiryanto. (2004). Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta: PT. Grasindo Anggota Ikapi

    Frank Dance dan Carl Larson (1976) pernah mengumpulkan definisi komunikasi. Mereka menemukan sekitar 126 definisi komunikasi. Itu dilakukan sebelum tahun 1976. Dengan perkembangan teknologi komunikasi yang kian pesat beserta tingkat kebutuhan yang meningkat serta tuntutan zaman, sangat mungkin definisi itu semakin berkembang dan jumlahnya berlipat-lipat. Karena kemungkinan banyaknya definisi komunikasi, kita perlu mengelompokkan ke dalam beberapa kategori. Dari 126 definisi yang ditemukan Larson dan Dance, definisi komunikasi bisa dikelompokkan menjadi tiga kategori, yakni :



    • Tikat observasi atau derajat keabstrakannya : definisi yang mengungkapkan tingkat observasi atau derajat keabstrakannya dibagi menjadi dua; (1) bersifat umum dan (2) bersifat khusus. Definisi yang bersifat umum adalah definisi yang menyatakan bahwa “Komunikasi adalah proses yang menghubungkan satu bagian dengan bagian lain dalam kehidupan”. Sementara itu, definisi yang bersifat khusus adalah definisi yang menyatakan, “Komunikasi adalah alat untuk mengirimkan pesan militer, perintah, dan sebagainya melalui telepon, telegraf, kurir”.

    • Tingkat kesengajaan : namanya saja kesengajaan jadi mensyaratkan kesengajaan. Sekadar contoh adalah definisi yang pernah dikatakan oleh Gerald R. Miller, “komunikasi adalah situasi-situasi yang memungkinkan suatu sumber menstransmisikan suatu pesan kepada seorang penerima secara sadar untuk memengaruhi perilaku”. Jadi unsur kesengajaan menjadi hal yang utama dalam definisi ini. Kalau definisi itu diilustrasikan dalam proses komunikasi maka seseorang secara sadar berusaha untuk mengirimkan pesan kepada orang lain. Jika pesan itu muncul secara tidak sengaja, maka tidak masuk dalam kriteria itu. Contoh definisi lain antara lain, “komunikasi adalah usaha sadar proses pengiriman pesan dari komunikator kepada komunikan”. Meskipun ada yang mengatakan bahwa definisi itu harus disengaja, namun ada sekelompok ilmuwan yang mengatakan bahwa definisi itu tidak harus mensyaratkan kesengajaan. Kelompok ini bias jadi berasumsi bahwa proses komunikasi itu bisa terjadi juga tanpa sengaja. Alex Gobe (1959) pernah mengatakan bahwa ketidaksengajaan menganggap komunikasi sebagai proses yang membuat sesuatu dari yang semula dimiliki oleh seseorang atau monopoli seseorang menjadi dimiliki dua orang atau lebih. Kepemilikan orang lain itu tidak disengaja dilakukannya.

    Tingkat keberhasilan dan diterimanya pesan : definisi ini menekankan pada keberhasilan dan diterimanya pesan. Sekadar contoh definisi yang menyatakan bahwa “komunikasi adalah proses pertukaran informasi untuk mendapatkan saling pengertian”. Meskipun ada juga definisi yang tidak menekankan keberhasilan misalnya komunikasi adalah proses transmisi informasi. Lebih detailnya, seseorang yang menyampaikan pendapat sementara yang diajak berbicara itu ada perubahan (entah koginitif, afektif, atau psikomotorik) maka itu contoh proses komunikasi yang berhasil dan diterima orang lain. Contoh definisi lain, “komunikasi adalah proses perubahan pada penerima pesan”, “komunikasi adalah pengiriman pesan dari komunikator kepada komunikan untuk mengubah sikap dan perilaku komunikan.” Nurudin. (2016). Ilmu Komunikasi : Ilmiah dan Populer. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada.



    Tidak ada definisi yang paling hebat dan lengkap. Semua definisi mempunyai kelebihan dan kekurangan karena dilihat dari sudut pandang yang berbeda. Tentunya masing-masing mempunyai nuansa sendiri di mana diterapkan dan bagaimana konteks komunikasinya. Satu hal yang pasti bahwa definisi komunikasi tetap mensyaratkan antarmanusia sebagai pihak yang terlibat dalam proses komunikasi. Namun demikian, sebuah definisi biasanya terdiri dari beberapa unsur pokok. Beberapa unsur pokok yang biasanya ada dalam sebuah definisi komunikasi antara lain: usaha, penyampaian pesan, dan antarmanusia. Nurudin. (2016). Ilmu Komunikasi : Ilmiah dan Populer. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada.


    Dijaman modern seperti saat ini banyak sekali ditemui masyarakat yang menggunakan teknologi komputer khususnya internet dalam hal berkomunikasi. Seperti yang kita ketahui, bahwa teknologi komputer khususnya internet semakin hari semakin berkembang. Dengan berkembangnya teknologi tersebut yang secara terus menerus, pada akhirnya memberikan pengaruh juga terhadap komunikasi sekaligus kehidupan masyarakat.


    Cikal bakal komputer sebenarnya sudah dibuat pada tahun 1890an, Herman Hollrith seorang ahli statistik asal Jerman yang berimigrasi ke Amerika membuat alat untuk mengatasi sistem penanganan informasi secara efisien. Pada tahun 1896 dia mendirikan Tabulating Machine Company, kemudian pada tahun 1924 perusahaan tersebut berganti nama menjadi International Bussines Machines Corporation atau IBM yang merupakan perusahaan penghasil perangkat komputer terbesar hingga saat ini. Nuryanto, Hery. (2012). Sejarah Perkembangan Teknologi dan Komunikasi. Jakarta: Balai Pustaka

    Kata “komputer” berasal dari Bahasa latin computare yang mengandung arti menghitung, sehingga pada dasarnya tujuan dari penciptaan komputer bukan sebagai peralatan teknologi informasi dan komunikasi namun sebagai alat untuk membantu manusia dalam melakukan proses penghitungan yang rumit atau sulit secara tepat. Nuryanto, Hery. (2012). Sejarah Perkembangan Teknologi dan Komunikasi. Jakarta: Balai Pustaka

    Menurut Blissmer, Komputer adalah suatu alat elektronik yang mampu melakukan beberapa tugas. Nuryanto, Hery. (2012). Sejarah Perkembangan Teknologi dan Komunikasi. Jakarta: Balai Pustaka

    Definisi lain, Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan. Kata komputer semula digunakan untuk menggambarkan orang yang pekerjaannya melakukan perhitungan aritmetika dengan atau tanpa alat bantu. Dalam perkembangannya, arti kata tersebut kemudian diberikan kepada mesin. Pada awalnya, pengolahan informasi mempunyai hubungan yang eksklusif dengan masalah aritmetika, tetapi komputer modern yang dipakai untuk banyak tugas justru tidak berhubungan dengan matematika. Dalam definisi seperti itu terdapat alat seperti slide rule, jenis kalkulator mekanik mulai dari swipoa dan seterusnya, sampai semua komputer elektronik yang kontemporer. Arti yang lebih baik dan lebih cocok untuk arti luas komputer adalah pemproses informasi atau sistem pengolah informasi. Simarmata Janner. (2010). Rekayasa Perangkat Lunak. Yogyakarta: Penerbit ANDI.


    Computer (komputer). Peranti fisik yang mengambil data sebagai input, mengubah data tersebut dengan menjalankan instruksi-instruksi yang tersimpan, dan menghasilkan informasi ke dalam berbagai macam alat. Laudon Kenneth C; Laudon Jane P. (2007). Sistem Informasi Manajemen: Mengelola Perusahaan Digital. Jakarta: Salemba Empat

    Namun seiring berjalannya waktu, tujuan penciptaan komputer sebagai alat untuk membantu proses penghitungan, justru berkembang menjadi peralatan teknologi informasi dan komunikasi.


    Dengan kata lain Teknologi informasi adalah gabungan antara teknologi komputer dan teknologi komunikasi dimana :

    1. Teknologi komputer merupakan teknologi yang berhubungan dengan komputer, termasuk peralatan-peralatan yang berhubungan dengan komputer.

    Teknologi komunikasi adalah teknologi yang berhubungan dengan komunikasi jarak jauh. Wangdra, Yvonne; Husda, Nur Elfi. (2016). Pengantar Teknologi Informasi. Jakarta: Baduose Media



    Internet adalah jaringan komunikasi global yang terbuka dan menghubungkan ribuan jaringan komputer, melalui sambungan telepon umum maupun pribadi (pemerintah maupun swasta). (Bride, 1997). Internet merupakan kumpulan jaringan komputer yang bekerja sama secara global mendistribusikan pertukaran informasi melalui protokol TCP/IP. (December and Neil, 1997). Jadi, Internet merupakan sistem global jaringan komputer yang berhubungan menggunakan standar Internet Protocol Suite (TCP / IP) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia. Jaringan tersebut terdiri dari jutaan jaringan pribadi, umum, akademik, bisnis, dan jaringan pemerintah, dari lokal ke lingkup global, yang dihubungkan oleh sebuah kode array yang luas dari teknologi jaringan elektronik, nirkabel, dan optik. Wangdra, Yvonne; Husda, Nur Elfi. (2016). Pengantar Teknologi Informasi. Jakarta: Baduose Media

    Internet adalah sistem kompleks dari jaringan-jaringan yang saling terkoneksi yang dapat menjangkau seluruh dunia. Pramana Hengky W. (2006). Kunci Sukses: Aplikasi Penjualan Berbasis Access. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo

    Internet. Jaringan dari jaringan global menggunakan standar universal untuk menghubungkan jutaan jaringan yang berbeda. Internet2. Jaringan yang telah diteliti dengan protokol baru dan kecepatan transmisi yang memberikan infrastruktur untuk mendukung aplikasi Internet dengan kapasitas besar (high bandwidth). Laudon Kenneth C; Laudon Jane P. (2007). Sistem Informasi Manajemen: Mengelola Perusahaan Digital. Jakarta: Salemba Empat

    Sementara Internet itu sendiri awalnya dapat digunakan atau diakses dengan alat bantu seperti komputer, namun seiring berjalannya waktu internet telah berkembang bukan hanya bisa diakses dengan alat bantu seperti komputer saja, namun juga bisa diakses dengan menggunakan Laptop, Tablet, HP, sehingga banyak orang yang dapat mengakses Internet dimanapun mereka berada, hanya dibutuhkan paket data untuk Internet atau mencari wifi geratis yang saat ini bisa ditemukan seperti di pusat perbelanjaan, restaurant, cafe, dll.
    Dengan bantuan Internet seperti saat ini, maka memberikan kemudahan dalam hal mencari informasi termasuk dalam hal berkomunikasi, namun dengan adanya Internet dari hasil perkembangan Teknologi yang membawa perubahan dalam hal Berkomunikasi, ternyata dapat mempengaruhi kehidupan masyarakat.
    Sering sekali kita mendengar beberapa perkataan-perkataan dari beberapa orang yang menyangkut pautkan perihal perkembangan Teknologi pada saat ini, misalnya seperti :


    • Dunia semakin sempit akibat Internet

    • Internet membuat seseorang mengetahui seluruh dunia

    • Internet merupakan sarana bagi ilmu pengetahuan yang sangat berharga

    • Internet membuat hidup manusia menjadi lebih mudah

    • Internet menjauhkan yang dekat, dan mendekatkan yang jauh

    • Akibat perkembangan Internet membuat beberapa pekerjaan tidak membutuhkan lagi manusia

    • Dan masih banyak lagi perkataan-perkataan yang dilontarkan mengenai Internet

    Alasan penulis memilih judul “Peran Masyarakat Dalam Memanfaatkan Teknologi Komputer Khususnya Internet Untuk Ber-Komunikasi Yang Akhirnya Berdampak Positif Dan Juga Negatif” karena penulis tertarik ingin membahas mengenai Teknologi Komputer khususnya Internet yang terus berkembang, yang kemudian dimanfaatkan untuk berkomunikasi dan juga mencari informasi namun pada akhirnya dapat mempengaruhi masyarakat itu sendiri, baik dampak positif dan juga negatif.



    Permasalahan
    Berdasarkan latar belakang masalah yang diuraikan diatas, guna menghindari lingkup permasalahan yang terlalu luas, sehingga dapat mengaburkan inti permasalahan, maka masalah yang akan dibahas lebih kepada Bagaimana Peran Masyarakat dalam memanfaatkan Teknologi Komputer khususnya Internet untuk ber-Komunikasi yang pada akhirnya dapat berdampak positif dan juga negatif terhadap masyarakat itu sendiri.
    Penulis juga akan menggunakan teori “Technological Determinism Theory” dan “Media Equation Theory” sebagai landasan teori yang ingin digunakan dalam membahas Peran Masyarakat dalam memanfaatkan Teknologi komputer khususnya internet untuk ber-Komunikasi yang akhirnya berdampak positif dan juga negatif.
    Selain itu, penulis juga ingin menggunakan Model Analisis SWOT dalam penulisan ini. Analisis SWOT ialah peralatan analisis yang bisa digunakan untuk mengukur S = Strengths – Kekuatan-kekuatan yang dimiliki, W = Weakness – Kelemahan-kelemahan yang ada, O = Opportunities – Peluang-peluang yang mungkin bisa diperoleh, dan T = Threats – Ancaman-ancaman yang bisa ditemui. Cangara, Hafied. (2014). Perencanaan dan Strategi Komunikasi. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada


    Tujuan dan Manfaat


    Tujuan dalam penulisan ini merupakan salah satu syarat untuk mengumpulkan paper UTS dalam bentuk jurnal dan mendapatkan nilai UTS dalam mata kuliah Komunikasi Teknologi dan Masyarakat. Tujuan selanjutnya untuk membahas peran Masyarakat dalam memanfaatkan Teknologi komputer khususnya internet untuk ber-Komunikasi yang akhirnya berdampak positif dan juga negatif.
    Dalam penulisan ini terdapat beberapa manfaat, diantaranya manfaat yang pertama yaitu diharapkan pada penulisan ini dapat memberikan sumbangan pemikiran tentang “Technological Determinism Theory” dan “Media Equation Theory” serta Model Analisis SWOT yang digunakan dalam penulisan ini. Kemudian manfaat yang kedua, penulisan ini diharapkan dapat menambah wawasan, serta diharapkan dapat menjadi bahan referensi dan sumber bacaan bagi Program Studi Magister Ilmu Komunikasi di Universitas Pelita Harapan.

    Kerangka Pemikiran
    Kerangka pemikiran adalah dukungan dasar teoretis dalam rangka memberi jawaban terhadap pendekatan pemecahan masalah. Ardianto, Elvinaro. (2010). Metodologi Penelitian untuk Public Relations Kuantitatif dan Kualitatif. Bandung: Simbiosa Rekatama Media

    Dalam kerangka pemikiran ini, penulis akan menerangkan melalui gambar yang telah dibuat oleh penulis, sekaligus memberikan penjelasannya. Dalam gambar kerangka pemikiran ini, penulis menjelaskan mengenai bagaimana peran Masyarakat dalam memanfaatkan Teknologi Komputer khususnya Internet untuk ber-Komunikasi, yang akhirnya membentuk perubahan-perubahan dalam cara berkomunikasi kemudian juga mempengaruhi masyarakat itu sendiri, dan pada akhirnya bisa berdampak negatif dan juga positif.



    Peran Masyarakat Manfaatkan Teknologi Komputer (Internet)

    Perubahan Cara Komunikasi



    Mempengaruhi Masyarakat



    Positif

    Negatif

    Seiring dengan berkembangnya Teknologi Komputer khususnya Internet, oleh karena itu penulis ingin menjelaskan lebih lanjut mengenai Tren Komputasi, Moore’s Law, dan Packet Switching.


    Komputasi sebetulnya bisa diartikan sebagai cara untuk menemukan pemecahan masalah dari data input dengan menggunakan suatu algoritme atau disebut juga teori komputasi, suatu subbidang dari ilmu komputer dan matematika. Selama ribuan tahun, perhitungan dan komputasi umumnya dilakukan dengan menggunakan pena dan kertas, kapur dan batu tulis, atau dikerjakan secara mental, kadang-kadang dengan bantuan suatu tabel. Namun sekarang, kebanyakan komputasi telah dilakukan dengan menggunakan komputer. Pramana Hengky W. (2006). Kunci Sukses: Aplikasi Penjualan Berbasis Access. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo

    Secara umum, ilmu komputasi adalah bidang ilmu yang mempunyai perhatian pada penyusunan model matematika dan teknik penyelesaian numerik serta penggunaan komputer untuk menganalisis dan memecahkan masalah-masalah ilmu (sains). Dalam penggunaan praktis, ilmu ini biasanya berupa penerapan simulasi komputer atau berbagai bentuk komputasi lain untuk menyelesaikan masalah-masalah dalam berbagai bidang keilmuan. Dalam perkembangannya, ilmu ini juga digunakan untuk menemukan prinsip-prinsip baru yang mendasar dalam ilmu. Pramana Hengky W. (2006). Kunci Sukses: Aplikasi Penjualan Berbasis Access. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo

    Salah satu perubahan paling penting di dunia komputasi adalah pertumbuhan Internet yang meningkat pesat, khususnya World Wide Web (WWW). Web merupakan kumpulan informasi yang tersedia di Internet yang dihubungkan oleh hyperlink sehingga memungkinkan anda melompat dari satu dokumen ke dokumen lain atau dari satu tempat ke tempat lain dalam satu dokumen. Banyak organisasi berbagi informasi dengan supplier mereka, pelanggan mereka, atau masyarakat umum hanya dengan membuat alamat permanen di Internet. Setiap orang yang tertarik pada perusahaan tersebut atau produknya hanya perlu mem-browse situs Web perusahaan tersebut dari manapun di seluruh dunia. Pramana Hengky W. (2006). Kunci Sukses: Aplikasi Penjualan Berbasis Access. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo

    Moore’s Law is a computing term which originated around 1970; the simplified version of this law states that processor speeds, or overall processing power for computers will double every two years. A quick check among technicians in different computer companies shows that the term is not very popular but the rule is still accepted. To break down the law even further, it specifically stated that the number of transistors on an affordable CPU would double every two years (which is essentially the same thing that was stated before) but ‘more transistors’ is more accurate”. http://www.mooreslaw.org/


    Hukum Moore adalah istilah komputasi yang berasal sekitar tahun 1970; versi sederhana dari hukum ini menyatakan bahwa kecepatan prosesor, atau kekuatan pemrosesan secara keseluruhan untuk komputer akan berlipat ganda setiap dua tahun. Pemeriksaan cepat di antara teknisi di perusahaan komputer yang berbeda menunjukkan bahwa istilah ini tidak begitu populer tetapi aturan tersebut masih diterima. Untuk memecah hukum lebih jauh, secara khusus menyatakan bahwa jumlah transistor pada sebuah CPU yang terjangkau akan menjadi dua kali lipat setiap dua tahun (yang pada dasarnya adalah hal yang sama yang dinyatakan sebelumnya) tapi 'lebih banyak transistor' lebih akurat. http://www.mooreslaw.org/
    Packet switching (pengalihan paket). Teknologi yang memecah pesan menjadi paket data berukuran kecil dan mengarahkan paket tersebut seekonomis mungkin melalui jalur komunikasi tersedia. Laudon Kenneth C; Laudon Jane P. (2007). Sistem Informasi Manajemen: Mengelola Perusahaan Digital. Jakarta: Salemba Empat


    Konsep/Teoritis


    Dalam penulisan ini, penulis mengambil “Technological Determinism Theory” dan “Media Equation Theory” sebagai landasan teori yang ingin digunakan dalam membahas peran Masyarakat dalam memanfaatkan Teknologi Komputer khususnya Internet untuk ber-Komunikasi yang akhirnya berdampak positif dan juga negatif.
    Pertama, penulis ingin menerangkan terlebih dahulu mengenai “Technological Determinism Theory”, Teori ini dikemukakan oleh Marshall McLuhan pertama kali pada tahun 1962 dalam tulisannya The Guttenberg Galaxy: The Making of Typographic Man. Ide dasar teori ini adalah bahwa perubahan yang terjadi pada berbagai macam cara berkomunikasi akan membentuk pula keberadaan manusia itu sendiri. Teknologi membentuk individu bagaimana cara berpikir, berperilaku dalam masyarakat, dan teknologi tersebut akhirnya mengarahkan manusia untuk bergerak dari satu abad teknologi ke abad teknologi yang lain. Misalnya dari masyarakat suku yang belum mengenal huruf menuju masyarakat yang memakai peralatan komunikasi cetak ke masyarakat yang memakai peralatan komunikasi elektronik. Nurudin. (2007). Pengantar Komunikasi Massa. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada
    Jika melihat kebelakang, pada mulanya manusia dijaman purba bahkan tidak mengenal huruf, namun seiring dengan perkembangan jaman dan berdampak pada perkembangan teknologi, akhirnya muncullah peralatan komunikasi secara cetak, dan kemudian berkembang lagi menjadi peralatan komunikasi elektronik. Bahkan saat ini bukan hanya orang dewasa yang menggunakan akses internet sebagai sarana komunikasi, anak remaja pun lebih unggul dalam hal menggunakan internet.
    McLuhan berpikir bahwa budaya kita dibentuk oleh bagaimana cara kita berkomunikasi. Paling tidak, ada beberapa tahapan yang layak disimak. Pertama, penemuan dalam teknologi komunikasi menyebabkan perubahan budaya. Kedua, perubahan di dalam jenis-jenis komunikasi akhirnya membentuk kehidupan manusia. Ketiga, sebagaimana yang dikatakan McLuhan bahwa “kita membentuk peralatan untuk berkomunikasi, dan akhirnya peralatan untuk berkomunikasi yang kita gunakan membentuk atau memengaruhi kehidupan kita sendiri.” Nurudin. (2007). Pengantar Komunikasi Massa. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada
    Mengikuti teori ini, ada beberapa perubahan besar yang mengikuti perkembangan teknologi dalam berkomunikasi. Masing-masing periode sama-sama memperluas perasaan dan pikiran manusia. McLuhan membaginya ke dalam empat periode. Di dalam masing-masing kasus yang menyertai perubahan itu atau pergerakan dari era satu ke era yang lain membawa bentuk baru komunikasi yang menyebabkan beberapa macam perubahan dalam masyarakat. Pertama adalah era kesukuan. Era ini diikuti oleh era tulisan, kemudian era mesin cetak, dan terakhir adalah era media elektronik di mana kita berada sekarang. Bagi masyarakat primitive di era kesukuan, pendengaran adalah hal yang paling penting. Peran otak menjadi sangat penting sebagai wilayah yang mengontrol pendengaran. Dengan pengenalan huruf, lambat laun masyarakat berubah ke era tulisan. Era ini mendudukkan kekuatan penglihatan sepenting pendengaran. Era baru tulisan itu berakhir setelah ditemukannya mesin cetak. Mulailah kita memasuki era mesin cetak. Era mesin cetak telah mengantarkan manusia pada fenomena komunikasi yang tidak kecil perannya dalam mengubah masyarakat, yakni ditemukannya media cetak (surat kabar). McLuhan percaya bahwa penemuan telegraf pada tahap selanjutnya, mengantarkan orang-orang memasuki era elektronik. Kemampuan yang terjadi akibat era elektronik menyebabkan perluasan yang lebih baik pada pikiran dan perasaan manusia. Manusia tidak saja mengandalkan pendengaran dan penglihatan, tetapi keduanya sekaligus. Dengan era elektronik, dunia seolah semakin sempit. Nurudin. (2007). Pengantar Komunikasi Massa. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada
    Seperti pernyataan diatas bahwa dengan Era elektronik, dunia seolah semakin sempit, yang artinya adalah dengan kemajuan Teknologi Komputer khususnya Internet, maka manusia dapat berkomunikasi tanpa mengenal Jarak. Namun kecenderungan masyarakat yang pada akhirnya menjadi kecanduan atau ketergantungan pada Teknologi tersebut bahkan sampai tidak mengenal waktu, hal itu yang memberikan dampak negatif, karena dapat membuat hidup masyarakat menjadi individual, atau lebih memilih berkomunikasi di dunia internet daripada di dunia nyata, walaupun disamping itu sebenarnya Teknologi Komputer khususnya Internet itu sendiri sebenarnya juga dapat memberikan dampak yang positif terhadap kehidupan masyarakat, karena bisa mendapatkan informasi dan mendapatkan pengetahuan juga tanpa mengenal jarak dan waktu, dengan singkat kata masyarakat dapat mengetahui seluruh dunia hanya melalui akses Internet.
    Jika dikaji mengenai perkembangan Teknologi Elektronik, maka penulis ingin menjelaskan mengenai penelitian terdahulu atau sejarah perkembangan Teknologi itu sendiri, diantaranya :

    1. Pada tahun 1929 Zworykin bekerja mengembangkan TV dan juga tabung penyalur untuk mengirimkan dan menerima gambar pada akhirnya penemuan itu mengawali teknik TV modern.

    2. 1927 M, film bersuara pertama diputar untuk umum pada tahun ini. Film dengan judul “The Jazz Singer” tersebut merupakan film produksi Warner Brothers Studios Amerika

    3. 1930 M, siaran televisi untuk umum pertama kali dilakukan di Amerika, dan mulai saat itu televisi mulai menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat dunia.

    4. 1934 M, Joseph Begun berhasil menciptakan alat untuk merekam data suara dalam bentuk tape recorder. Pita rekaman magnetic yang merupakan bukti kemajuan rekaman dibuat oleh Semi Joseph Begun. Dia mengembangkan perekam kaset pertama yang digunakan untuk para penyiar professional dan perekam kaset pertama dibuat untuk konsumen. Tape recorder dibuat untuk pasar konsumen disebut “Cermin suara”. Selama karir dia meningkatkan ciptaannya menggunakan pelapis kertas dan bubuk feromagnetik yang digunakan sebagai pita suara magnetik dan dapat menjalankan reel ke reel kaset dan alat dengan 8-track untuk proses rekaman.

    5. 1948, Para peneliti di Bell Telephone mengembangkan transistor sehingga ukuran alat-alat elektronik menjadi jauh lebih kecil.

    6. 1949, Amerika memulai jaringan (network) televisi dengan cara menyiarkan acara dari stasiun televisi utama ke seluruh negeri melalui stasiun-stasiun kecil yang menginduk kepadanya. Stasiun televisi induk pertama adalah CBS (Columbia Phonographic Broadcasting System).

    7. 1951, untuk pertama kalinya, komputer dijual kepada perseorangan dan lembaga di luar pemerintah. Peristiwa ini terjadi di Amerika.

    8. 1957, Jean Hoerni mengembangkan transistor planar sehingga memungkinkan pengembangan jutaan bahkan milyaran transistor yang dapat dimasukkan ke dalam sebuah keeping kecil Kristal silicon. Sementara itu, Uni Soviet (sekarang sebut Rusia) meluncurkan sputnik sebagai satelit bumi buatan pertama yang bertugas sebagai mata-mata. Sebagai balasannya, Amerika membentuk Advanced Research Projects Agency (ARPA) di bawah kewenangan Departemen Petahanan Amerika untuk mengembangkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Informasi dalam bidang militer.

    9. 1958, Chester Carlson menciptakan mesin fotokopi modern pertama di dunia dengan merk XEROX.

    10. 1962, Rand Paul Barand dari perusahaan RAND ditugaskan untuk mengembangkan suatu sistem jaringan desentralisasi yang mampu mengendalikan sistem pemboman dan peluncuran peluru kendali dalam perang nuklir.

    11. 1963, Amerika menciptakan sistem kode pos.

    12. 1966, pabrik Xerox menciptakan mesin faksimili modern pertama dan menjualnya untuk umum.

    13. 1969, sistem jaringan yang pertama dibentuk dengan menghubungkan 4 nodes (titik), antara University of California, SRI (Stanford), University California of Santa Barbara, dan University of Utah dengan kecepatan 50 Kbps. Tahun ini merupakan tahun kelahiran Internet. Pelopornya adalah sebuah jaringan antar komputer di Amerika yang diberi nama ARPANET. Tetapi, aksesnya sangat terbatas dan pemerintah Amerika melarang rakyat umum menggunakannya.

    14. 1971, Disket pertama di dunia diciptakan.

    15. 1972, Stasiun televisi HBO di Amerika menciptakan sistem televisi berlangganan (TV kabel). Sementara itu, Ray Tomlison menciptakan program E-mail yang pertama.

    16. 1973, istilah Internet diperkenalkan dalam sebuah Jurnal mengenai TCP/IP. Selanjutnya, dilakukan pengembangan sebuah protokol jaringan yang kemudian dikenal dengan nama TCP/IP (Transmition Control Protocol / Internet Protocol) yang dikembangkan oleh grup dari DARPA. Dengan pendanaan dari ARPA, Larry Roberts dan Thomas Marill membuat koneksi jaringan wide-area pertama. Mereka menghubungkan TX-2 di MIT ke Q-32 di Santa Monica melalui saluran telepon khusus dengan skrup akustik. Sistem ini menegaskan pengamatan para peneliti jaringan bahwa saluran telepon bekerja dapat untuk data, tetapi kurang efisien, boros band-width, dan mahal. Sedangkan klein-rock memprediksi, model packet switching menawarkan koneksi yang paling menjanjikan untuk komunikasi antar komputer.

    17. 1976, Komputer untuk perorangan dengan harga yang relatif terjangkau (home computer atau personal computer) diciptakan dan diberi nama “Apple I”,

    18. 1979, Jepang menciptakan jaringan telepon tanpa kabel (selular) pertama di dunia.

    19. 1980, perusahaan alat elektonik Jepang, Sony, menciptakan Walkman pertama di dunia.

    20. 1981, National Science Foundation mengembangkan jaringan komputer utama yang disebut backbone CSNET dengan kapasitas 56 Kbps untuk setiap institusi dalam pemerintahan. Pada tahun yang sama, perusahaan komputer IBM menjual komputer perseorangan dan mempopulerkan istilah personal computer (PC). Tahun ini juga, semua komputer mulai dilengkapi dengan pengarah kursor (mouse) serta penjualan komputer jinjing (laptop) mulai dilakukan di Amerika.

    21. 1983, Amerika baru memulai pembuatan jaringan telepon nirkabel (selular/HP).

    22. 1985, Cakram penyimpanan data (Compact Disk/CD) yang dapat dibaca di komputer mulai di jual.

    23. 1991, sistem bisnis dalam bidang IT pertama kali terjadi ketika CERN memungut bayaran dari para anggotanya untuk menanggulangi biaya operasionalnya.

    24. 1992, pembentukan komunitas internet dan diperkenalkannya istilah word wide web (www) oleh CERN.

    25. 1994, pemerintah Amerika menghentikan kendalinya atas internet. Internet menjadi wilayah yang bebas dan perusahaan penyedia layanan internet untuk umum mulai lahir tahun ini, misalnya Yahoo! Internet berkembang dengan sangat cepat, mulai merambah segala segi kehidupan manusia, dan menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari manusia. Di Indonesia, tahun ini warung-warung Internet (warnet) mulai bermunculan di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Yogyakarta.

    26. 1995, perusahaan swasta mulai diperkenalkan menjadi provider dengan membeli jaringan di backbone.

    1999, penyedia jasa pencarian informasi secara gratis yang tersebar di dunia, yaitu google.com mulai beroperasi dari Amerika dan menjangkau semua negara di dunia. Perusahaan telepon Indonesia, Telkom, mulai memasarkan jaringan internet bernama Telkomnet Instan. Nuryanto, Hery. (2012). Sejarah Perkembangan Teknologi dan Komunikasi. Jakarta: Balai Pustaka



    Selanjutnya penulis akan menjelaskan mengenai “Media Equation Theory”, Teori ini pertama kali dikenalkan oleh Byron Reeves dan Clifford Nass (professor jurusan komunikasi Universitas Stanford Amerika) dalam tulisannya The Media Equation: How People Treat Computers, Television, and New Media Like Real People and Places pada tahun 1996. Teori ini relatif sangat baru dalam dunia komunikasi massa. Media Equation Theory atau teori persamaan media ini ingin menjawab persoalan mengapa orang-orang secara tidak sadar dan bahkan secara otomatis merespons apa yang dikomunikasikan media seolah-olah (media itu) manusia. Menurut asumsi teori ini, media diibaratkan manusia. Teori ini memperhatikan bahwa media juga bisa diajak berbicara. Media bisa menjadi lawan bicara individu seperti dalam komunikasi interpersonal yang melibatkan dua orang dalam situasi face to face. Misalnya, kita berbicara (meminta pengolahan data) dengan computer seolah-olah komputer itu manusia. Kita juga menggunakan media lain untuk berkomunikasi. Bahkan kita berperilaku secara tidak sadar seolah-olah media itu manusia. Nurudin. (2007). Pengantar Komunikasi Massa. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada


    Seiring dengan perkembangan Teknologi Komputer khususnya Internet, sehingga membuat media elektronik pun berkembang secara pesat, saat ini masyarakat diberikan kemudahan dalam hal ber-Komunikasi, tidak perlu membawa-bawa Komputer beserta PC atau Laptop untuk mengakses internet, karena saat ini HP (Mobile Phone) sudah diberikan akses internet seperti layaknya Komputer atau Laptop. Dengan Telepon Seluler, kita bisa membuka media sosial, akses google, email, aplikasi-aplikasi, website, chatting, dan lain-lain.
    Seperti penjelasan teori diatas, bahwa media atau komputer dianggap seolah-olah manusia. Kita bisa melihat bahwa sudah banyak aplikasi-aplikasi yang menawarkan komunikasi interpersonal yang melibatkan dua orang dalam situasi face to face, seperti Skype misalnya. Bahkan bisa melakukan komunikasi sekaligus melakukan kuliah dari jarak jauh dengan lebih dari 2 orang antara dosen dan mahasiswa-mahasiswa nya, misalnya seperti Webex. Kemudian ada aplikasi Siri yang dimana kita bisa mengobrol dengan aplikasi tersebut kemudian meminta bantuan untuk melakukan pengolahan data, atau pencarian data yang kita inginkan, dan masih banyak lagi aplikasi-aplikasi yang disajikan, yang dapat diakses dengan menggunakan Internet.
    Alasan penulis memakai dua teori ini, karena dari teori yang dijelaskan diatas keduanya sangat mendekati penulisan ini. Bahwa Teknologi Komputer khususnya Internet akhirnya dapat mengarahkan manusia untuk bergerak dari satu abad teknologi ke abad teknologi yang lain. Bermula dari Komputer, kemudian Laptop, kemudian Tablet, kemudian dari Telepon Seluler (HP) pun saat ini bisa digunakan untuk mengakses Internet. Dan setiap aplikasi-aplikasi atau menu yang disajikan yang dapat diakses melalui HP ataupun Komputer dengan bantuan Internet, membuat seolah – olah media tersebut adalah manusia, karena Masyarakat saat ini cenderung berkomunikasi melalui Teknologi.

    Metodologi
    Metodologi yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode yang bersifat kualitatif. Alasan menggunakan metode kualitatif, karena ketertarikan penulis untuk menulis dalam bentuk yang lebih bebas (contohnya bentuk narasi atau bentuk storytelling).
    Sebagai penulis yang menggunakan metode kualitatif, dalam analisis datanya tidak menggunakan bantuan ilmu statistika, tetapi menggunakan Model Analisis SWOT. Berikut adalah analisis yang digunakan :

    S = Strengths – Kekuatan-kekuatan yang dimiliki : Teknologi Komputer yang berkembang saat ini, yang memberikan perubahan dalam hal komunikasi khususnya Internet mempunyai kekuatan dalam hal mempengaruhi kehidupan masyarakat. Jika dilihat, komputer bukan hanya bisa diakses dengan menggunakan PC beserta peralatan komputer dengan kumplit, namun saat ini sudah berkembang menjadi Laptop, kemudian Tablet, dan juga Telepon Seluler (HP) yang bisa dibawa kemana pun kita pergi. Begitu juga dengan Internet, untuk menggunakan akses Internet tidak perlu lagi harus pergi ke Warnet, atau harus berlangganan paket Internet untuk bisa diakses dirumah, namun bisa membeli alat penyambung Internet seperti Bold atau USB yang tersambung paket Internet dan bisa dibawa kemana saja, atau bisa memasang paket Internet di Telepon Seluler (HP) dari masing-masing sim card provider. Serta bisa memanfaatkan internet melalui wifi geratis di pusat-pusat perbelanjaan, atau di café, dll.
    Dengan penjelasan diatas, dapat dilihat bahwa dengan perkembangan Teknologi Komputer, saat ini masyarakat tetap bisa menggunakan akses Komputer hanya dengan melalui Telepon Seluler (HP), yang kemudian tersambung dengan Internet, sehingga memudahkan masyarakat untuk membuka aplikasi atau browsing apapun melalui Telepon Seluler (HP).
    Internet salah satu akses yang bisa membuat hidup lebih mudah, karena dapat terkoneksi dengan jaringan orang di seluruh dunia, sehingga Komunikasi yang dilakukan tanpa mengenal waktu dan juga jarak. Contoh-contoh aplikasi yang bisa digunakan dalam berkomunikasi antara lain :

    1. Media sosial, seperti : Facebook, Path, Instagram, LinkedIn

    2. Online chatting, seperti : Whatsapp, Line, BBM

    3. Surat elektronik (email) : Gmail, Ymail

    4. Video Call : Skype, Webex

    dan masih banyak lagi contoh-contohnya. Kalau kita lihat pada zaman belum adanya Internet, untuk berkomunikasi antar kota bahkan antar negara sangat sulit, sekalipun sudah ada Telepon Seluler, namun saat itu harus mengeluarkan biaya yang cukup mahal, dan bagi si penerima Telepon pun harus menanggung biaya Roaming.
    Internet selain digunakan untuk berkomunikasi, juga dapat mencari informasi yang dibutuhkan dengan sangat mudah, sehingga membuat dunia terasa sempit karena dapat dijelajahi melalui akses internet, banyak ilmu pengetahuan yang juga bisa didapat dari seluruh dunia hanya dengan akses internet, misalnya bisa mengakses dari : google, website atau www, dan masih banyak lagi.
    Jadi ada dua point yang paling kuat, yang bisa penulis rumuskan, yaitu : Pertama, Berkomunikasi tanpa mengenal jarak, waktu, murah, dan efektif. Kedua, Dunia semakin sempit, karena dapat mencari Informasi ke seluruh dunia dan menambah Ilmu Pengetahuan.
    W = Weakness – Kelemahan-kelemahan yang ada : selain kekuatan, namun Teknologi Komputer khususnya Internet juga memiliki kelemahan. Banyak masyarakat yang sudah kecanduan atau bergantung pada internet dalam hal apapun, baik dalam hal mencari hiburan, mencari informasi atau berita, mencari ilmu pengetahuan, bahkan sampai berkomunikasi pun melalui internet, sehingga banyak masyarakat saat ini lebih bersifat individual karena kebanyakan masyarakat lebih memilih berkomunikasi melalui dunia Teknologi Komputer dibandingkan di dunia nyata. Jadi tidak heran kalau penulis sering sekali menemui orang-orang yang berada di pusat perbelanjaan, restaurant, cafe, dll, banyak dari mereka yang berkumpul dengan keluarga atau teman bukan saling berinteraksi atau mengobrol satu sama lain, melainkan sibuk berkomunikasi di dunia Teknologi Komputer yang bisa diakses melalui gadget-nya masing-masing, hal ini yang disebut “menjauhkan yang dekat, mendekatkan yang jauh”.
    Selain itu, Internet yang dapat mengakses media sosial pun dapat merubah budaya masyarakat, sebagai contoh banyak masyarakat pada umumnya merubah perilaku atau gaya hidup mereka hanya karena menjadi follower salah satu artis atau masyarakat sosialita yang menjadi selebgram. Banyak diantarnya yang berusaha mengubah gaya hidup walaupun tidak sesuai dengan kemampuan hanya untuk mendapatkan pengakuan dari masyarakat lainnya bahwa orang tersebut mengikuti trend dan memiliki gaya hidup kelas atas. Adapun masyarakat yang berusaha memposting segala hal yang mereka miliki atau yang mereka lakukan, seperti saat jalan-jalan keluar kota ataupun keluar negri, memposting makanan di restaurant, memposting barang-barang yang bermerek hanya untuk meyakinkan bahwa mereka bahagia, yang pada kenyataannya ingin menutupi masalah pribadinya yang sebenarnya merasa tidak bahagia. Jadi media sosial dapat mengekspresikan suatu keadaan walaupun terkadang tidak sesuai dengan kenyataan atau kehidupan yang sebenarnya.
    Ada dua point juga yang bisa penulis rumuskan dalam hal kelemahan, yaitu : Pertama, berkomunikasi yang mengakibatkan menjauhkan yang dekat, dan mendekatkan yang jauh. Kedua, dapat mempengaruhi budaya masyarakat, seperti perubahan perilaku atau gaya hidup, dan mengekspresikan sesuatu keadaan yang terkadang tidak sesuai dengan kenyataan atau kehidupan yang sebenarnya.
    O = Opportunities – Peluang-peluang yang mungkin bisa diperoleh : dalam hal ini, internet bisa digunakan juga sebagai peluang bagi masyarakat. Sebagai contoh : peluang bisnis (berjualan online), promosi kampanye politik, peluang mencari jodoh melalui online, sampai menjadi selebriti dadakan melalui aplikasi internet (seperti youtube yang disebut youtubers, atau Instagram yang disebut selebgram).
    T = Threats – Ancaman-ancaman yang bisa ditemui : adapun ancaman yang bisa timbul jika menggunakan internet, seperti : data-data yang tersebar atau password yang di hack oleh hacker, sehingga tidak adanya privasi, misalnya seperti bobolnya kartu kredit, juga akun yang dipergunakan oleh hacker untuk melakukan penipuan. Kemudian ancaman kejahatan yang timbul, seperti perampokan atau penculikan, karena si pelaku sudah memantau si korban dari internet atau misalnya memantau dari media sosial. Serta ancaman penyebaran pesan kebencian ketika masyarakat tidak bijak dalam menggunakan aplikasi internet dan dengan mudah pesan hoax tersebar sehingga membuat dunia bisa menjadi kacau karena isu tidak benar atau konflik bisa terjadi karena pesan kebencian yang tersebar. Contoh seperti berita-berita hoax yang tersebar di media sosial pada saat kampanye Pilkada, kemudian ditambahkan dengan kata-kata yang memancing kebencian, sehingga media sosial yang awalnya dibentuk untuk mencari teman, namun karena pesan kebencian sudah tersebar, akhirnya membuat beberapa masyarakat memutuskan untuk unfriend rekannya di media sosial, dan contoh demo besar-besaran yang terjadi juga berawal dari penggunaan media sosial yang tidak bijak.

    Hasil Analisis/Diskusi/Elaborasi
    Dari hasil analisis diatas yang menggunakan Model Analisis SWOT, untuk mencari sebuah penjelasan mengenai dampak positif dan negatif yang bisa terjadi dalam penggunaan internet, dapat dilihat bahwa Teknologi Komputer yang sudah berkembang dalam membawa perubahan cara berkomunikasi melalui akses internet telah memberikan pengaruh terhadap kehidupan masyarakat, mulai dari perubahan tren atau gaya hidup, perubahan budaya, perubahan perilaku atau sikap, perubahan pola pikir, yang pada akhirnya membawa dampak positif dan juga negatif.
    Jika kita lihat mengapa Internet saat ini bisa begitu berkembang dan menjadi Tren. Ada beberapa hal menurut penulis, diantaranya :

    1. Internet sangat mudah diakses dan dapat dimanfaatkan secara Geratis. Semakin banyak content atau services Geratis yang dapat diakses, hal seperti ini tentu saja akhirnya dioptimalkan oleh masyarakat pada umumnya.

    2. Internet menghubungkan satu individu ke individu yang lain dan dapat mengakses informasi sampai ke seluruh dunia, tanpa batasan waktu, batasan daerah ataupun wilayah. Oleh karena itu, disebut dunia semakin sempit.

    3. Namun satu hal yang perlu diingat dalam hal Privacy, banyak hacker yang juga menjadi tren karena identitas digital yang dimiliki oleh masyarakat pada umumnya menjadi semakin terbuka. Hal ini benar-benar harus diwaspadai dengan cermat, terutama bagi mereka yang memanfaatkan aplikasi-aplikasi media sosial, seperti FB, Instagram, Youtube, dll.



    Kesimpulan/Saran/Rekomendasi
    Setelah membahas dan menganalisis, maka simpulan yang didapat oleh penulis adalah bahwa Teknologi Komputer khususnya Internet dapat membawa perubahan dalam hal berkomunikasi, yang pada akhirnya membentuk keberadaan manusia itu sendiri, seperti bagaimana cara berpikir, dan berperilaku dalam masyarakat, hal ini merupakan pengaruh yang terjadi karena teknologi tersebut akhirnya mengarahkan manusia untuk bergerak dari satu abad teknologi ke abad teknologi yang lain. Artinya, Teknologi Komputer khususnya Internet telah menyediakan pesan yang kemudian dapat membentuk perilaku atau sikap masyarakat itu sendiri, yang pada akhirnya dapat berdampak negatif dan juga positif.
    Namun dampak positif dan negatif yang timbul karena perkembangan Teknologi Komputer khususnya Internet tidak dapat diukur lebih banyak hal positif-nya atau negatif-nya, karena hal tersebut tergantung dari pandangan masing-masing individu.
    Saran yang bisa disampaikan oleh penulis untuk seluruh individu atau masyarakat yang hidup di dunia modern seperti saat ini adalah jadilah bijak sebagai pengguna Teknologi Komputer khususnya Internet, jangan hanya menggunakan namun tidak bisa bersikap bijak dalam menggunakan teknologi tersebut. Manfaatkanlah Teknologi Komputer yang berkembang untuk memajukan diri dan untuk membantu orang lain, carilah hal-hal yang bisa memberikan dampak positif lebih banyak dalam penggunaan Internet. Namun hal yang terpenting karena Teknologi Komputer khususnya Internet sudah membawa perubahan dalam hal komunikasi seperti sekarang ini, jangan sampai mempengaruhi gaya komunikasi menjadi seseorang yang individual dan lebih sering berkomunikasi melalui akses Internet, berusahalah untuk tetap dapat hidup bermasyarakat dan efektifkan komunikasi dengan cara saling berinteraksi langsung satu dengan yang lain. Kemudian jangan sampai mempengaruhi budaya masyarakat dengan mengikuti gaya hidup orang lain yang tidak sesuai dengan kemampuan. Dan bagi setiap masyarakat juga perlu bijak dalam memberikan informasi-informasi saat menggunakan akses Internet, agar setiap Foto atau Video yang diposting tidak memberikan ancaman-ancaman bagi mereka sendiri, dan sebaiknya akun di privacy, dan hanya berteman dengan orang yang dikenal saja. Yang terakhir, perlu mencari sumber yang benar sebelum melakukan share berita, jangan sampai berita hoax yang dibagikan menjadi pesan kebencian dan meresahkan atau menimbulkan konflik bagi masyarakat yang lainnya.

    Daftar Pustaka

    Simarmata Janner. (2010). Rekayasa Perangkat Lunak. Yogyakarta: Penerbit ANDI.



    Nurudin. (2007). Pengantar Komunikasi Massa. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada

    http://www.mooreslaw.org/

    Download 101.64 Kb.




    Download 101.64 Kb.

    Bosh sahifa
    Aloqalar

        Bosh sahifa



    Peran masyarakat dalam memanfaatkan teknologi komputer khususnya internet untuk ber-komunikasi yang akhirnya berdampak positif dan juga negatif

    Download 101.64 Kb.