• Matematika (Teori 80 jam)
  • Fisika Dasar I (Teori 60 jam, Praktek 60 jam)
  • Mekanika Teknik (Teori 60 jam)
  • Pengantar Metrologi (Teori 60 jam)
  • S t a t i s t i k (Teori 60 jam)
  • Administrasi Kemetrologian (Teori 40 jam)
  • Undang-Undang Metrologi Legal (UUML) (Teori 40 jam)
  • Barang Dalam Keadaan Terbungkus (BDKT) (Teori 30 jam, Praktek 30 jam)
  • Peneraan Ukuran Massa I (Teori 80 jam, Praktek 60 jam)
  • Peneraan Ukuran Arus Zat Alir (Teori 80 jam, Praktek 60 jam)
  • Peneraan Ukuran Panjang (Teori 60 jam, Praktek 60 jam)
  • Peneraan Ukuran Volume (Teori 80 jam, Praktek 60 jam)
  • Standar Ukuran Laboratorium Kalibrasi I (SULK) (Teori 40 jam, Praktek 60 jam)
  • Ceramah Khusus (Teori 20, Praktek 20)
  • Praktek Kerja Lapangan (Teori 20, Praktek 60)
  • SILABUS DIKLAT FUNGSIONAL PENERA BERJENJANG TINGKAT LANJUTAN
  • Fisika Dasar II (Teori 60 jam, Praktek 60 jam)
  • Teknologi Mekanik (Teori 40 jam, Praktek 40 jam)
  • Rangkaian Listrik (Teori 60 jam)
  • Elektronika Dasar (Teori 60 jam, Praktek 60 jam)
  • SILABUS DIKLAT FUNGSIONAL PENERA BERJENJANG TINGKAT DASAR




    Download 494.4 Kb.
    bet2/3
    Sana06.04.2017
    Hajmi494.4 Kb.
    1   2   3




    1. SILABUS DIKLAT FUNGSIONAL PENERA BERJENJANG TINGKAT DASAR




    1.

    Nomor Kode

    :

    PD 201




    Mata Pelajaran

    :

    Matematika

    (Teori 80 jam)




    Tujuan

    :

    Setelah mengikuti mata pelajaran ini peserta diharapkan mampu menjelaskan prinsip-prinsip ilmu matematika sehingga dapat menyelesaikan persoalan-persoalan fisika dan teknik lainnya secara matematis.





    Pokok Bahasan

    :

    1. Bilangan

    2. Fungsi

    3. Determinan, matriks dan vektor

    4. Deferensial

    5. Deret

    6. Integral

    7. Sistem koordinat kutub

    8. Integral lipat

    9. Aljabar Boole







    Sub Pokok Bahasan

    :

    1. Berbagai teori bilangan kompleks

    2. Pengertian dasar fungsi, domain dan range, grafik, menghitung harga, invers dan identitas fungsi hiperbolik, fungsi trigonometri, fungsi tangga.

    3. Determinan orde ke tiga, persamaan simultan dan sifat-sifat determinan.

    4. Definisi matriks, jenis-jenis matriks operasi, transpose dan invers matriks, system pemecahan persamaan linear, metode eliminasi Gauss, nilai eigen dan vektor eigen.

    5. Vektor, skalar sudut antara dua vektor dan perbandingan arah vektor.

    6. Kalkulus differensial terdiri dari rumus dan sifat turunan, turunan fungsi-fungsi aljabar, invers fungsi trigonometri, invers fungsi hiperbolik, deferensial persial kurva.

    7. Deret dan barisan, deret konvergen dan divergen, deret pangkat, deret Mc Laurin, deret Tayilor, deret Faurier, deret baku, deret binomial.

    8. Kalkulus integral terdiri dari : integral baku, rumus reduksi, penerapan integrasi, volume benda putar, sentroid bentuk bidang, pusat gravitasi benda, kurva, panjang kurva, persamaan parameter, permukaan putaran, momen inersia, teorema sumbu, integrasi pendekatan metode deret dan kaidah Simpson, sistem kordinat kutub, integral lipat dua dan lipat tiga, penentuan volume dengan integral lipat serta persamaan deferensial.







    1. Aljabar boole, teori himpunan, teori bilangan, logika matematika, rangkaian logika.




    2.

    Nomor Kode

    :

    PD 202




    Mata Pelajaran

    :

    Fisika Dasar I

    (Teori 60 jam, Praktek 60 jam)
















    Tujuan

    :

    Setelah mengikuti mata pelajaran ini, peserta diharapkan mampu menjelaskan dan menggunakan azas dasar ilmu fisika dalam mempelajari teknik penerapan UTTP.





    Pokok Bahasan

    :

    1. Mekanika

    2. Panas

    3. Bunyi







    Sub Pokok Bahasan

    :

    1. Vektor dan skalar, kesetimbangan dan momen gaya, gerak lurus, hukum Newton, gerak dalam bidang datar, usaha dan energi, impuls dan momentum, gerak melingkar, elastisitas, gerak selaras, hydrostatika, tegangan, hydrodinamika dan kekentalan.

    2. Suhu, pemuaian, kalor panas, pemindahan panas, hukum pertama dan kedua thermodinamika, sifat-sifat thermik benda padat, zat cair dan gas.

    3. Gerak gelombang, benda bergetar, azas Dopler, fenomena akustik.

    4. Praktikum menentukan isi, massa jenis benda padat dan zat cair, koefisien pergeseran zat cair (viskositas), menentukan tetapan gaya pegas, momen kelembaman dan gerak menggelinding.













    3.

    Nomor Kode

    :

    PD 203




    Mata Pelajaran

    :

    Mekanika Teknik

    (Teori 60 jam)
















    Tujuan

    :

    Setelah mengikuti mata pelajaran ini peserta diharapkan mampu menjelaskan tentang dasar-dasar ilmu mekanika teknik.





    Pokok Bahasan

    :

    1. Pendahuluan

    2. Mekanika terpakai

    3. Perletakan dan jepit

    4. Statis tertentu dan statis tak tertentu

    5. Deformasi bangunan

    6. Regangan, geseran dan puntiran







    Sub Pokok Bahasan

    :

    1. Uraian tentang gaya, gaya arah, momen, jenis dan syarat-syarat kesetimbangan dalam bidang datar dan dalam bidang ruang, gaya-gaya dalam bidang dan ruang, poligon batang dan titik berat.

    2. Pengertian mekanika terpakai, hukum Newton.













    1. Besaran inersia balok tertentu dengan berbagai jenis muatan, gaya normal dan garis pengaruh.

    2. Lenturan batang diatas perletakan dan batang terjepit.

    3. Bangunan bersendi statis tertentu, rusuk, berger, busur tiga sendi, rangka batang bidang statis tertentu (Cremona, Cullman dan Ritter), rangka batang ruang dan tekuk.

    4. Deformasi bangunan statis

    5. Lentur, garis lentur disertai gaya normal, lentur disertai gaya geser, kerja deformasi Maxwell, Castigliano, balok statis tak tertentu, portal.

    6. Regangan, hukum Hook Umum, tegangan geser pada bidang-bidang tegak lurus, rumus puntiran, tegangan gabungan dan bejana silinder dinding tebal.













    4.

    Nomor Kode

    :

    PD 204




    Mata Pelajaran

    :

    Pengantar Metrologi

    (Teori 60 jam)
















    Tujuan

    :

    Setelah mengikuti mata pelajaran ini peserta diharapkan mampu menjelaskan hakekat keberadaan kegiatan Metrologi dan Metrologi Legal pada khususnya serta peranannya bagi masyarakat dan negara.





    Pokok Bahasan

    :

    1. Latar belakang dan sejarah Metrologi

    2. Lembaga dan organisasi Metrologi

    3. Ketentuan umum Metrologi

    4. Penyelenggaraan kegiatan kemetrologian




    Sub Pokok Bahasan

    :

    1. Lembaga dan Organisasi Metrologi Internasional dan Nasional

    2. Sistem Metrologi Legal di Indonesia

    3. Prinsip dan norma Metrologi

    4. Prinsip dan fungsi manajemen penyelenggaraan kegiatan kemetrologian

    5. Peristilahan Metrologi.




    5.

    Nomor Kode

    :

    PD 205




    Mata Pelajaran

    :

    S t a t i s t i k

    (Teori 60 jam)




    Tujuan

    :

    Setelah mengikuti mata pelajaran ini peserta diharapkan mampu menjelaskan dasar-dasar ilmu statistik serta mengolah dan menganalisa data kemetrologian.





    Pokok Bahasan

    :

    1. Pendahuluan

    2. Teori peluang










    1. Distribusi

    2. Teori Penaksiran

    3. Pengujian Statistik

    4. Regresi

    5. Analisis Variansi

    6. Percobaan Vactorial

    7. Statistika non parametrik







    Sub Pokok Bahasan

    :

    1. Pengertian-pengertian dalam ilmu statistik.

    2. Teori peluang dan variable and graph

    3. Frekuensi distribusi

    4. Mean, median, mode and other meassures of central dispersion

    5. Moment, skeweness and curtosis

    6. Elemntry probability therory

    7. Elementry sampling theory




    6.

    Nomor Kode

    :

    PD 206




    Mata Pelajaran

    :

    Administrasi Kemetrologian

    (Teori 40 jam)




    Tujuan

    :

    Setelah mengikuti mata pelajaran ini peserta diharapkan mampu menjelaskan dan melaksanakan dengan baik tata administrasi kemetrologian dan SDM Metrologi.





    Pokok Bahasan

    :

    1. Pendahuluan

    2. Pelaksanaan sidang tera/sidang tera ulang

    3. Tata cara pelaksanaan pengawasan dan penyuluhan kemetrologian

    4. Pengelolaan Uang Tera

    5. Pengelolaan cap tanda tera

    6. Angka Kredit Jabatan Penera







    Sub Pokok Bahasan

    :

    1. Pengertian-pengertian.

    2. Perencanaan, penyusunan jadwal serta pengadministrasian pelaksanaan sidang tera/tera ulang dan tera/tera ulang di tempat (loko).

    3. Perencanaan, bahan dan pengadministrasian pelaksanaan penyuluhan kemetrologian.

    4. Perencanaan, bahan dan pengadministrasian pelaksanaan pengawasan UTTP dan BDKT.

    5. Tarif Biaya Tera.

    6. Tata cara penerimaan, penyimpanan dan penyetoran uang tera, pengisian kwitansi tera dan register tera, kontrol register, daftar penyelidikan uang tera serta pemberian dan pembukuan kredit/nota penagihan.

    7. Tata cara pengelolaan cap tanda tera.













    1. Bidang kegiatan, tugas pokok, pengangkatan, pembebasan sementara dan pengangkatan kembali, serta tata cara perhitungan, penilaian dan penetapan angka kredit, serta kenaikan pangkat/jabatan dan jabatan Fungsional Penera.




    7.

    Nomor Kode

    :

    PD 207




    Mata Pelajaran

    :

    Undang-Undang Metrologi Legal (UUML)

    (Teori 40 jam)




    Tujuan

    :

    Setelah mengikuti mata pelajaran ini peserta diharapkan mampu menjelaskan tentang pokok-pokok UUML dan peraturan pelaksanaannya.





    Pokok Bahasan

    :

    1. Pendahuluan

    2. Pokok-pokok UUML

    3. Peraturan pelaksanaan UUML







    Sub Pokok Bahasan

    :

    1. Latar belakang terbitnya UUML

    2. Penjelasan Umum

    3. Batang tubuh UUML dan penjelasan pasal demi pasal.

    4. PP Nomor 10 tahun 1987 tentang Satuan Turunan, Satuan Tambahan dan Satuan Lain yang Berlaku.

    5. PP Nomor 13 tahun 1998 tentang Badan Standardisasi Nasional.

    6. PP Nomor 2 tahun 1987 tentang Standar Nasional untuk Satuan Ukuran.

    7. PP Nomor 2 tahun 1985 tentang Wajib dan Pembebasan untuk ditera dan/atau Ditera Ulang serta Syarat-syarat bagi UTTP.

    8. SK Menperindag No. 61/MPP/Kep/2/1998 jo No. 251/MPP/Kep/6/1999 tentang Penyelenggaraan Kemetrologian.

    9. SK Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Depperindag/Departemen Perdagangan.




    8.

    Nomor Kode

    :

    PD 208




    Mata Pelajaran

    :

    Barang Dalam Keadaan Terbungkus (BDKT)

    (Teori 30 jam, Praktek 30 jam)




    Tujuan

    :

    Setelah mengikuti mata pelajaran ini peserta diharapkan mampu menjelaskan tentang tata cara pengawasan BDKT serta mampu melaksanakan pengujian kebenaran kwantitas BDKT.





    Pokok Bahasan

    :

    1. Pendahuluan

    2. Pengawasan BDKT

    3. Perbuatan yang dilarang dan ketentuan pidana

    4. praktek










    Sub Pokok Bahasan

    :

    1. Pengertian, maksud dan tujuan serta dasar hukum pengaturan dan pengawasan BDKT.

    2. Penandaan dan jenis-jenis BDKT.

    3. Pengujian kebenaran BDKT meliputi :

    • Ketentuan tentang batas kesalahan BDKT

    • Tata cara pengujian kebenaran kuantitas BDKT

    • Tata cara pengambilan contoh atau sample BDKT

    • Peralatan yang dipergunakan

    1. Perbuatan yang dilarang dan ketentuan pidana meliputi :

    • Penandaan dan kwantitas BDKT

    • Tata cara penyitaan, penyegelan dan pengaduan

    • Sanksi hukum

    1. Praktek pengujian BDKT padat, cair dan gas (elpiji).




    9.

    Nomor Kode

    :

    PD 209




    Mata Pelajaran

    :

    Peneraan Ukuran Massa I

    (Teori 80 jam, Praktek 60 jam)




    Tujuan

    :

    Setelah mengikuti mata pelajaran ini peserta diharapkan mampu menjelaskan dan melaksanakan dengan baik tugas peneraan timbangan-timbangan tunggal, timbangan kwadran, timbangan majemuk, timbangan cepat dan anak timbangan.





    Pokok Bahasan

    :

    1. Pendahuluan

    2. Timbangan tunggal, timbangan pegas dan timbangan kwadran

    3. Timbangan majemuk

    4. Timbangan-timbangan cepat

    5. Anak timbangan

    6. Praktek







    Sub Pokok Bahasan

    :

    1. Definisi dan pengertian kesetimbangan, pemeriksaan dan pengujian, sifat timbang, kesalahan penunjukan, pembagian/klasifikasi timbangan dengan masing-masing remidinya, serta istilah dan pengertian berbagai komponen timbangan.

    2. Persamaan kesetimbangan, rumus kepekaan menentukan titik kesetimbangan, menentukan nilai skala dan perbandingan lengan neraca, metode penimbangan dengan neraca, persyaratan teknis, metode dan prosedur peneraan neraca.










    1. Persamaan kesetimbangan, kepekaan dan cara penjustiran timbangan dacin, persyaratan teknis, metode dan prosedur peneraan timbangan dacin.

    2. Persamaan kesetimbangan, menghitung sudut skala, cara pembuatan skala, cara penjustiran, persyaratan teknis, metode dan prosedur peneraan timbangan kwadran tunggal.

    3. Teori dasar, pengaruh gravitasi, cara penjustiran, persyaratan teknis, metode dan prosedur peneraan timbangan pegas.

    4. Persamaan kesetimbangan, rumus kepekaan, pengaruh letak muatan diatas lantai, penjustiran dan penyetelan timbangan meja, timbangan sentisimal, timbangan bobot ingsut beserta dengan persyaratan teknis, metode dan prosedur peneraannya.

    5. Konstruksi dasar dan macam-macam timbangan kwadran cepat, persamaan kesetimbangan, pembuatan skala rata, fungsi pendulum, cara penjustiran dan penyetelan, persyaratan teknis, metode dan prosedur peneraan timbangan kwadran cepat.

    6. Klasifikasi/penggolongan anak timbangan, persyaratan teknis, metode dan prosedur peneraan anak timbangan.

    7. Praktek peneraan dan penjustiran neraca, timbangan dacin, timbangan pegas, timbangan kwadran, timbangan meja (Breanger), timbangan sentisimal, timbangan bobot ingsut, timbangan cepat dan anak timbangan.




    10.

    Nomor Kode

    :

    PD 210




    Mata Pelajaran

    :

    Peneraan Ukuran Arus Zat Alir

    (Teori 80 jam, Praktek 60 jam)




    Tujuan

    :

    Setelah mengikuti mata pelajaran ini peserta diharapkan mampu menjelaskan dan melaksanakan dengan baik tugas peneraan ukuran arus zat alir perpindahan positif.





    Pokok Bahasan

    :

    1. Pendahuluan

    2. Teori dasar pengukuran fluida

    3. Pompa ukur BBM dan BBG

    4. Meter Air

    5. Meter Arus Kerja

    6. Meter Gas

    7. ATC / ATG

    8. Praktek peneraan.







    Sub Pokok Bahasan

    :

    1. Jenis pengukuran fluida, dasar, definisi dan ciri-ciri aliran, hukum Newton.

    2. Persamaan kontinyuitas, persamaan energi, persamaan Bernoulli, persamaan momentum, aliran dalam pipa, Piping Network, pengukuran volume aliran dengan PD Meter dan obstruction meter.

    3. Konstruksi, cara kerja, metode dan prosedur peneraan pompa ukur BBM dan BBG.

    4. Konstruksi, cara kerja, metode dan prosedur peneraan meter air dan tata cara pengoperasian instalasi uji meter air.

    5. Konstruksi, cara kerja, metode dan prosedur peneraan meter arus kerja dan cara pengoperasian instalasi uji meter arus.

    6. Konstruksi, cara kerja, metode dan prosedur peneraan meter gas industri dan rumah tangga.

    7. Konstruksi dan cara kerja ATC/ATG.

    8. Praktek peneraan pompa ukur BBM, meter air, meter arus kerja, meter gas dan ATC/ATG.




    11.

    Nomor Kode

    :

    PD 211




    Mata Pelajaran

    :

    Peneraan Ukuran Panjang

    (Teori 60 jam, Praktek 60 jam)




    Tujuan

    :

    Setelah mengikuti mata pelajaran ini peserta diharapkan mampu menjelaskan dan melaksanakan dengan baik peneraan ukuran panjang dan meter taksi.





    Pokok Bahasan

    :

    1. Pendahuluan

    2. Alat ukur panjang presisi

    3. Komparator

    4. Teknik peneraan ukuran panjang

    5. Meter Taksi

    6. Praktek







    Sub Pokok Bahasan

    :

    1. Pengertian/definisi ukuran panjang, sifat-sifat fisis dan kimiawi bahan ukuran panjang, nonius dan ulir sekrup.

    2. Konstruksi dasar dan prinsip kerja sekrup micrometer, spherometer, niveau prover/penyipat datar.

    3. Teori dasar cara penggunaan Komparator van Beckers dan Komparator 20 meter.










    1. Persyaratan teknis, metode dan prosedur peneraan meter dengan pegangan, meter kayu, meter meja, tongkat duga, meter saku, ban ukur, depth tape, micrometer, jangka sorong, alat ukur tinggi orang, ukuran panjang dengan alat hitung, alat ukur ketinggian permukaan cairan (level gauge) dan ban ukur.

    2. Konstruksi, cara kerja, persyaratan teknis metode dan prosedur peneraan meter taksi serta teori dasar dan penggunaan test bench meter taksi.
      Taksi (frans. taxi), taksomotor - yoʻlovchilar yoki yuk tashishda foydalaniladigan yengil yoki yuk avtomobili. Odatda kira haqi taksometr boʻyicha toʻlanadi. Birinchy T.lar Londonda 1903 y., Moskvada 1907 y.


    3. Praktek peneraan meter kayu 1 m, pengujian meter 1 m dengan Comparator, peneraan ban ukur 20 m dengan Comparator, pengujian skala desimeter dan sentimeter dengan Comparator dan peneraaan meter taksi.




    12.

    Nomor Kode

    :

    PD 212




    Mata Pelajaran

    :

    Peneraan Ukuran Volume

    (Teori 80 jam, Praktek 60 jam)




    Tujuan

    :

    Setelah mengikuti mata pelajaran ini peserta diharapkan mampu menjelaskan dan melaksanakan dengan baik peneraan ukuran volume.





    Pokok Bahasan

    :

    1. Pendahuluan

    2. Pengukuran volume

    3. Persyaratan teknis ukuran volume

    4. Peneraan ukuran volume

    5. Praktek







    Sub Pokok Bahasan

    :

    1. Pendahuluan :

    • Satuan ukuran volume

    • Jenis-jenis ukuran volume

    1. Teori dasar pengukuran volume

    2. Persyaratan teknis, bahan, konstruksi, dimensi dan sifat metrologis takaran basah dan takaran kering, ukuran volume dari gelas, bejana ukur, tangki ukur mobil dan tangki ukur wagon.

    3. Metode dan prosedur peneraan ukuran volume.

    4. Praktek pengujian garis tengah, tinggi dan panah pada takaran berbagai bentuk, pengujian takaran dengan ilmu ukur, peneraan takaran dan peneraan tangki ukur mobil.




    13.

    Nomor Kode

    :

    PD 213




    Mata Pelajaran

    :

    Standar Ukuran Laboratorium Kalibrasi I (SULK)

    (Teori 40 jam, Praktek 60 jam)




    Tujuan

    :

    Setelah mengikuti mata pelajaran ini peserta diharapkan mampu menjelaskan tentang standar ukuran dan pengelolaan laboratorium kalibrasi.





    Pokok Bahasan

    :

    1. Pendahuluan

    2. Dasar hukum pengaturan standar ukuran

    3. Perwujudan dan jenis standar ukuran

    4. Hirarki standar ukuran dan laboratorium

    5. Pengelolaan laboratorium kalibrasi







    Sub Pokok Bahasan

    :

    1. Latar belakang dan pengertian berkaitan standar ukuran dan laboratorium kalibrasi.

    2. Peranan dan tujuan standar ukuran.

    3. Dasar hukum standar ukuran yang berlaku internasional dan yang berlaku di Indonesia.

    4. Perwujudan standar satuan dasar.

    5. Perwujudan, jenis dan macam standar ukuran.

    6. Pengelolaan standar ukuran dan laboratorium kalibrasi di Pusat dan Unit Merologi di daerah.




    14.

    Nomor Kode

    :

    CK




    Mata Pelajaran

    :

    Ceramah Khusus

    (Teori 20, Praktek 20)





    Tujuan

    :

    Memberikan tambahan wawasan kepada siswa mengenai hal-hal yang berkenaan dengan tugas dan kebijaksanaan Departemen Perdagangan.





    Silabus / Materi

    :

    Kepala Balai Pendidikan dan Pelatihan Metrologi


    15.

    Nomor Kode

    :

    PK




    Mata Pelajaran

    :

    Praktek Kerja Lapangan

    (Teori 20, Praktek 60)





    Tujuan

    :

    Memberikan pengetahuan/keterampilan kepada siswa mengenai hal-hal tertentu berkenaan dengan tugas (pekerjaannya) sehingga mereka mendapatkan pemahaman/kemampuan yang lebih mendalam.





    Silabus / Materi

    :

    Kepala Balai Pendidikan dan Pelatihan Metrologi



    1. SILABUS DIKLAT FUNGSIONAL PENERA BERJENJANG TINGKAT LANJUTAN




    1.

    Nomor Kode

    :

    PL 301




    Mata Pelajaran

    :

    Fisika Dasar II

    (Teori 60 jam, Praktek 60 jam)




    Tujuan

    :

    Setelah mengikuti mata pelajaran ini, peserta diharapkan mampu menjelaskan dan menggunakan azas dasar ilmu fisika sebagai bahan mempelajari teknik peneran UTTP.





    Pokok Bahasan

    :

    1. Listrik Magnet

    2. Optik

    3. Praktikum







    Sub Pokok Bahasan

    :

    1. Hukum Coulomb, Medan Listrik, Hukum Gauss, Potensial, Kapasitansi dan sifat bahan dielektrik, Arus Listrik, Hambatan dan Gaya Gerak Listrik, rangkaian arus searah dan alat-alatnya, medan magnit dan gaya magnit, gaya gerak listrik induksi, arus bolak-balik, gelombang elektromagnetik.

    2. Sifat cahaya, pemantulan dan pembiasan, Azas Huygens dan Hukum Snell, lensa dan alat optik, interferensi dan defraksi, polarisasi.

    3. Praktikum mikroskop, cincin Newton CS, Lensa CL, Spectroscope sederhana C6, Spectroscope kisi C4, interferometer, Hukum Boyle Gay Lussac B3, Hygrometer dan psychometer B7.




    2.

    Nomor Kode

    :

    PL 302




    Mata Pelajaran

    :

    Teknologi Mekanik

    (Teori 40 jam, Praktek 40 jam)




    Tujuan

    :

    Setelah mengikuti mata pelajaran ini, peserta diharapkan mampu menjelaskan tentang prinsip dasar teknologi mekanik sehingga dapat memberikan bimbingan dengan baik terhadap produsen dan usaha reparasi UTTP.





    Pokok Bahasan

    :

    1. Pendahuluan

    2. Pengecoran logam

    3. Penggunaan peralatan dan mesin

    4. Pengerjaan logam







    Sub Pokok Bahasan

    :

    1. Pengertian, mengenal jenis dan sifat-sifat material.

    2. Pembuatan cetakan pasir serta cara pengecoran logam.

    3. Cara menggunakan peralatan kikir, mesin bubut, mesin freis, sekrap, drill, gurinda dan ketam.













    1. Proses pengerjaan logam cara panas/dingan, proses penyepuhan/pengerasan logam, proses pengelasan dan menyolder.

    2. Praktek membuat bentuk sederhana dengan mengikir, mengoperasikan mesin bor, mesin bubut, freis, gurinda dan ketam, menyolder, mengelas dan menyepuh.




    3.

    Nomor Kode

    :

    PL 303




    Mata Pelajaran

    :

    Rangkaian Listrik

    (Teori 60 jam)




    Tujuan

    :

    Setelah mengikuti mata pelajaran ini, peserta diharapkan mampu menjelaskan dasar-dasar rangkaian listrik sebagai acuan dasar dalam memecahkan permasalahan UTTP listrik atau yang menggunakan dasar listrik.





    Pokok Bahasan

    :

    1. Pendahuluan

    2. Bentuk-bentuk rangakain listrik

    3. Rangkaian arus bolak-balik

    4. Sistem tiga fasa

    5. Response







    Sub Pokok Bahasan

    :

    1. Dasar, komponen dan hukum rangkaian listrik, penyederhanaan dan teorema rangkaian.

    2. Bentuk gelombang dan besaran pengukuran.

    3. Aljabar komplek, impedansi dan bahan listrik.

    4. Rangkaian arus bolak-balik, perhitungan arus, tegangan dan perhitungan daya.

    5. Resonansi prekuensi, parameter impedansi, admitansi dan hybrit transmisi.

    6. Kopling magnetik tentang gandengan dalam rangkaian listrik.

    7. Sistem tiga fasa hubungan generator dan beban.

    8. Transient natural response dan complete response.




    4.

    Nomor Kode

    :

    PL 304




    Mata Pelajaran

    :

    Elektronika Dasar

    (Teori 60 jam, Praktek 60 jam)




    Tujuan

    :

    Setelah mengikuti mata pelajaran ini, peserta diharapkan mampu menjelaskan tentang analisis dan desain rangkaian elektronika dan subsistem–subsistemnya sebagai dasar acuan penyelesaian permasalahan UTTP berbasis elektronik.





    Pokok Bahasan

    :

    1. Pendahuluan

    2. Reproducer, komponen dan peralatan elektronika

    3. Gerbang logika dasar

    4. Praktikum dasar-dasar elektronika







    Sub Pokok Bahasan

    :

    1. Bentuk sinyal elektronika, pengertian sinusoida, pulsa dan eksposial searah.

    2. Strain gauge, microphone, effect hall.

    3. Speker, CRT, LED, LCD.

    4. Parameter saluran, filter, komponen aktif, komponen pasif, penguat operasional, komputer analog, oscilator, multivibrator, catu daya, regulator dan analog komparator.
      Komputer Kompyuter (ing . computer - hisoblayman), EHM (Elektron Hisoblash Mashinasi) - oldindan berilgan dastur (programma) boʻyicha ishlaydigan avtomatik qurilma. Elektron hisoblash mashinasi (EHM) bilan bir xildagi atama.


    5. Penyearah dan gerbang logika (AND, OR, NOT, NAND, DTL, TTL).

    6. Digital komparator, flip flop, counter, multiplexer, demultiplexer, memori (ROM, RAM), ALU, Adder, dasar komputer digital dan aplikasinya.

    7. Praktikum mengenal komponen, power rectification/dioda, transistor, penguat, rangkaian filter, oscilator, switching, dan wave shaping serta digital.


    Download 494.4 Kb.
    1   2   3




    Download 494.4 Kb.

    Bosh sahifa
    Aloqalar

        Bosh sahifa



    SILABUS DIKLAT FUNGSIONAL PENERA BERJENJANG TINGKAT DASAR

    Download 494.4 Kb.