2.8 Driver Lampu
IC MOC3021 adalah sebuah komponen berupa infrared emitting dioda dan sebuah lighting actived triac driver yang terdapat dalam satu chip IC dengan 6 pin. Ic ini digunakan untuk mentrigger Triac, sehingga melindungi rangkaian kontrol lain dari kejutan listrik. Triac adalah merupakan pirani gelombang penuh, yang mempunyai tingkat yang terbatas seperti halnya pada SCR. Triac ini mampu bekerja pada tegangan 400V dengan arus max 8 A.
a. b. C.
Gambar 2.5 a. IC MOC3021, b. Triac Q4008L4, c. Rangkaian Driver Lampu
Tabel dibawah ini merupakan ringkasan cara penyulutan pada Triac.
Tabel 2.1 Cara Penyulutan Triac
Mode
|
G ke M1
|
M1 ke M2
|
Sensitivitas gate
|
1
2
3
4
|
Positif
Negatif
Positif
Negatif
|
Positif
Positif
Negatif
Negatif
|
Tinggi
Sedang
Sedang
Sedang
|
Sumber : Frank (2001)
Sedangkan bentuk gelombang dari triac sebagai berikut :
Gambar 2.6 Triac digunakan untuk mengubah arus
Triac sangat cocok untuk switching daya AC yang rendah dan menengah. Kebanyakan Triac didesain untuk frekuensi 50 sampai 450 Hz dan membuat switch statis yang baik di atas range frekuensi ini.
2.9 Analog to Digital Converter
Sering kita jumpai pengukuran skala temperature, tegangan, tekanan,dan besaran skala lainnya dengan metode analog, artinya kita menerima data dalam besaran analog dengan membaca hasil pengukuran berdasarkan pengukuran pada garis skala. Saat ini telah banyak diciptakan alat ukur yang menampilkan data angka ke dalam bentuk digital tentu harus ada suatu proses, dimana skala analog tadi terlebih dahulu harus diubah ke dalam bentuk data skala digital. Dalam proses konversi dari analog ke digital yang disebut dengan ADC.
2.8.1 ICL 7107 Sebagai Konverter ADC
ICL 7107 merupakan sebuah chip dengan kemampuan kerja yang baik dengan supply daya yang rendah. ICL 7107 merupakan sebuah chip yang bisa berfungsi sekaligus sebagai A/D Converter dan dekoder seven segment sekaligus dengan pin keluarannya yang masing-masing dilengkapi dengan clock dan pengaturan referensi didalamnya. Sehingga dengan chip ini sebuah tegangan analog pada sisi masukannya dapat langsung diolah menjadi digital sekaligus dialamatkan kedalam keluaran untuk menjalankan seven segment.
Gambar 2.7 ADC7107
Setiap siklus pengukuran sinyal input dibagi dalam tiga tahapan, yaitu :
Gambar 2.8 Bagian Analog ICL 7107
Tahap Auto Zero
Selama tahap ini hal yang terjadi adalah, pertama input tinggi diputus oleh hubungan antara kaki-kakinya dan internal dihubungkan ke common analog. Kedua, kapasitor acuan (C – acu) diisi sampai ke tegangan acuan. Ketiga, loop umpan balik yang ada pada system ditutup untuk mengisi kapasitor auto Zero (C – az), untuk mengkompensasikan tegangan offset pada penguat penyangga, integrator dan pembanding. Ketiga hal diatas dinyatakan dalam gambar 2.10 dengan lingkaran berkali yang bertanda A/Z.
Tahap Integrasi Sinyal
Selama sinyal diintegrasi, loop auto zero terbuka. Hubungan pada tahap auto zero diputus kemudian disambung kembali. Konventer kemudian mengintegrasi beda tegangan antara input tinggi dan input rendah untuk jangka waktu yang telah ditentukan. Tahap ini dinyatakan pada gambar (2.10) dengan lingkaran berkali bertanda int.
Tahap De – Integrasi
Pada tahap ini disebut juga pengintegrasian tegangan acuan. Input rendah secara outomatis dihubungkan dengan common analog dan inputan tinggi dihubungkan dengan kapasitor acuan yang telah terisi. Rangkaian didalam lempengan menjamin kapasitor akan dihubungkan dengan polaritas yang benar agar output integrator kembali nol.
Waktu yang dihubungkan oleh output tegangan integrator kembali ke tegangan nol sebanding dengan besarnya sinyal input. Pembacaan digital yang diperagakan ditentukan berdasarkan rumus dibawah ini :
|