• RANGKAIAN ALAT PENGENDALI KORDEN
  • PEMROGRAMAN PENGENDALI KORDEN
  • Pendahuluan




    Download 61.76 Kb.
    Sana05.07.2020
    Hajmi61.76 Kb.



    ALAT KENDALI KORDEN

    1. PENDAHULUAN


    Sistem kendali secara otomatis di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi belakangan ini berkembangan dengan pesat. Dengan adanya kemajuan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi menghasilkan inovasi baru yang berkembang menuju lebih baik. Hal ini dapat dilihat jangkauan aplikasinya mulai dari rumah tangga hingga peralatan yang canggih.

    Korden merupakan tirai yang digunakan untuk menutup sebuah jendela pada malam hari. Membuka dan menutup korden adalah salah satu kegiatan yang sering dilakukan didalam kehidupan rumah tangga, dan biasa kita sering lupa menutup tirai pada malam hari saat kita tinggal berpergian dari pagi hingga malam, Untuk mengatasi masalah tersebut perlu adanya sistem kontrol otomatis untuk membuka dan menutup tirai/ korden, dengan cara membuat sistem korden otomatis. Sisrem kendali otomatis korden bekerja saat pada pagi hari dan sore hari. Pada pagi hari, korden akan membuka, sedangkan pada malam hari korden akan menutup



    1. RANGKAIAN ALAT PENGENDALI KORDEN


    Berdasarkan analisis kebutuhan diatas dapat dibuat blok diagram perancangan perangkat elektronik dari alat pengendali korden seperti ditunjukan pada gambar 18.1 berikut.



    1. Blok diagram perancangan perangkat keras

    Berdasarkan blok diagram diatas, Anda dapat membuat rangkaian sistem alat pengendali korden. Rangkaian sistem alat pengendali korden ditunjukan pada gambar 18.2. Pada rangkaian tersebut port 1 digunakan untuk menampilkan data pada LCD 16x4 yaitu port P1.4,P1.5, P1.6, dan P1.7 sedangkan pada port P1.0 dan P1.1 digunakan untuk mengaktifkan port enable dan RS di LCD dari AT89S51 .

    Port 3.4 digunakan sebagai masukan counter/ timer yang dihubungkan ke.komparator sensor cahaya. Fungsi dari komparator adalah untuk mengubah tegangan analog menjadi logika digital. Komparator ini akan membandingkan tegangan dari sensor cahaya dengan setting point menggunakan potensiometer.

    Port 3.7 dan port P3.6 dihubungkan dengan driver motor untuk menggerakkan korden. Driver motor yang di gunakan merupakan driver motor dengan daya yang rendah, karena motor yang menarik korden mengkonsumsi daya rendah. Driver yang digunakan menggunakan Ic driver LM293.





    1. Rangkaian sistem alat pengendali korden.
    1. PEMROGRAMAN PENGENDALI KORDEN


    Setelah rangkaian sistem alat pengendali korden, maka sekarang saatnya Anda membuat program yang digunakan untuk menghidupkan sistem alat pengendali korden tersebut.

    Program sebagai berikut ini



    $regfile = "REG51.dat"

    $crystal = 12000000

    Config Lcdpin = Pin , Db4 = P1.4 , Db5 = P1.5 , Db6 = P1.6 , Db7 = P1.7 , E = P1.1 , Rs = P1.0

    Config Lcd = 16 * 2

    L_luar Alias P3.2

    L_dalam Alias P3.3

    Sensor_ldr Alias P2.2

    Relay_keluar Alias P2.0

    Relay_dalam Alias P2.1

    Dim S_ldr As Byte

    Dim S_luar As Byte

    Dim S_dalam As Byte

    Declare Sub Henti

    Declare Sub Luar

    Declare Sub Dalam

    Reset Relay_keluar

    Reset Relay_dalam

    Set L_luar

    Set L_dalam

    Upperline

    Lcd "DI BUAT OLEH"

    Lowerline

    Lcd "+++++++++++++++++++++"

    Waitms 500

    Cls

    Upperline



    Lcd "ISWANTO, S.T, M.Eng"

    Lowerline

    Lcd "+++++++++++++++++++++"

    Waitms 500

    Do

    S_ldr = Sensor_ldr



    If S_ldr = 0 Then

    Call Luar

    Else

    Call Dalam



    End If

    Loop


    End

    Sub Luar


    If L_luar = 0 Then Call Henti

    Relay_keluar = 0

    Relay_dalam = 1

    End Sub


    Sub Dalam

    If L_dalam = 0 Then Call Henti

    Relay_keluar = 1

    Relay_dalam = 0

    End Sub

    Sub Henti



    Relay_keluar = 0

    Relay_dalam = 0



    End Sub



    Download 61.76 Kb.




    Download 61.76 Kb.

    Bosh sahifa
    Aloqalar

        Bosh sahifa



    Pendahuluan

    Download 61.76 Kb.